Di usiaku yang 44 tahun memang tidak se-energic di saat usia 30-an.

Dengan memiliki anak usia 18, 15, dan 9 tahun, yang masing-masing harus dihadapi berbeda cukup membuatku harus lebih sabar dan terbuka.
5 tahun silam saya memutuskan bekerja dari rumah. Tapi apa?

Singkat cerita selama 2 tahun pertama berfikir keras bagaimana caranya mendapat uang jajan sendiri tanpa meminta jatah bulanan dari suami.

Dengan berjualan Parfum, Susu Import, Kentang import, Perawatan Wajah dan banyak lagi.

Sampai akhirnya 3 tahun yang lalu, saya memutuskan membangun usaha kecil sendiri. Tas Anak yang dinamakan CESSBI.
Yang kemudian saya mempunyai toko dan konveksi Tas Promosi yang dinamakan Mr.Jait

Awalnya saya hanya membuktikan diri bahwa saya bisa membuat produk. Ketika mulai masuk ke toko toko besar, ternyata tidak hanya semangat tetapi strategi untuk tetap produktif.

Setahun kemudian saya memutuskan untuk ikut kelas yang di gelar oleh komunitas usaha. Banyak Ilmu yang saya dapat.

Dari komunitas saya mendapatkan banyak inspirasi. Pengusaha yang telah berhasil memberikan mentoring tanpa minta bayaran.

Disitu saya berfikir. Produktif itu tidak hanya uang, tetapi ilmu dan pengalaman bermanfaat untuk sekeliling kita.

Sekarang saya banyak menjadi volunteer kegiatan komunitas dalam kegiatan Pemberdayaan.🙏
Menambah ilmu, ketemu network baru, mendapat kesempatan kerja sama usaha.
Dan salah satunya adalah bisa bawa keluarga kalo sedang acara di.luar kota 🤗

Kesimpulan yang bisa saya ambil disini.
Apa yang membuat kita bisa tetap produktif.

1. MINDSET
Sebelum memulai sesuatu, bulatkan tekat, konsisten dan mantap hati.

2. PURPOSE
Apa sih tujuan sehingga melakukan hal tersebut? Kebaikan dan manfaat yanh bisa kita bagi ke sekitar kita.

3. SELF ESTEEM
Jangan pernah rendah diri akan kemampuan.
Tunjukkan kekuatan dan keahlian
Karena Manusia diciptakan pasti ada gunanya.
Fokus akan kelebihan yang kita punya. Dan dukung orang sekitar untuk melakukan yang sama.

4. ATTITUDE
Kadang hal ini terlupakan. Setiap apa yang dikerjakan dalam keseharian kita ini pasti berlaku. Bahkan terhadap Suami dan Anak sekalipun. Apalagi di kehidupan sosial kita.
Menjadi orang yang menyenangkan, akan lebih mudah kita di terima di kalangan sosial manapun.
Hal kecil yang suka dilupakan
"SORRY, PLEASE & THANK YOU"

5. LET's CHANGE 
Berubah untuk suatu kebaikan.
Baik dari banyakin bersujud, bersyukur, lebih memaafkan, pola hidup sehat, Quality Time dengan keluarga, menyapa kawan lama, dan banyak hal lain yang membuat kita tersenyum.
Tips: 
* Time Management
* Catat apa yang membuat kamu bahagia
* Berkawan dengan frekwensi sama dan aura positif
* Repeat..!!🤗

6. LEARN MORE & DO MORE
Haus Ilmu adalah salah satu ciri orang yang produktif. Karena selalu ingin mencoba dan tak pernah merasa puas dalam hal ilmu.
Makin banyak yang didapatnya makin merasa perlu untuk berbagi.
Sekecil apapun yang bisa kita lakukan untuk kebaikan. Lakukan

Yang gak kalah penting kawan..
JANGAN LUPA BAHAGIA..❤